Hukum.umsida.ac.id – Di tengah ramainya pembahasan publik terkait dugaan pelecehan seksual verbal, muncul ironi yang tidak bisa diabaikan. Pihak yang terseret bukanlah individu yang jauh dari pemahaman norma, melainkan mahasiswa hukum. Kelompok ini seharusnya menjadi garda terdepan dalam memahami batas, menjaga martabat, serta menyadari konsekuensi hukum dari setiap tindakan dan ucapan. Namun, realitas menunjukkan hal...Read More
Hukum.umsida.ac.id – Di tengah dorongan global menuju transparansi pajak, Indonesia ternyata masih menghadapi satu persoalan mendasar, belum semua perjanjian perpajakan internasional yang dimilikinya memuat Automatic Exchange of Information atau AEoI. Masalah ini menjadi titik berangkat penelitian dosen Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), M Tanzil Multazam SH MKn, dalam artikel berjudul Pendekatan Hukum Pemerintah...Read More
Hukum.umsida.ac.id – Memburu aset yang disembunyikan di luar negeri tidak cukup hanya mengandalkan kerja sama biasa. Itulah salah satu gagasan penting dalam penelitian dosen Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), M Tanzil Multazam SH MKn, berjudul Pendekatan Hukum Pemerintah Indonesia terhadap Pemulihan Aset dari Negara Non-AEoI. Penelitian ini tidak hanya menjelaskan kelemahan Indonesia ketika...Read More
hukum.umsida.ac.id. – Isu kesehatan mental di kalangan anak muda semakin mendapatkan perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Tekanan akademik, tuntutan sosial, kondisi ekonomi, hingga paparan media digital yang masif membuat generasi muda berada dalam situasi rentan secara psikologis. Sayangnya, meningkatnya kesadaran akan mental health belum sepenuhnya diiringi dengan pemahaman mengenai peran hukum sebagai pelindung hak dan...Read More
hukum.umsida.ac.id. – Di era digital saat ini, hampir seluruh aktivitas masyarakat, mulai dari memesan transportasi, berbelanja daring, hingga mengakses layanan pendidikan, selalu diawali dengan satu tindakan sederhana: mengklik tombol “I Agree” atau “Setuju”. Sayangnya, tindakan tersebut kerap dilakukan tanpa membaca atau memahami isi Terms & Conditions (Syarat dan Ketentuan) yang menyertainya. Fenomena ini tidak hanya...Read More
hukum.umsida.ac.id. – Perkembangan teknologi digital telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk cara berinteraksi, berpendapat, dan menilai suatu perbuatan. Media sosial menjadi ruang publik baru tempat setiap orang bebas berbicara, menilai, bahkan menghakimi. Namun, kebebasan ini kerap memunculkan kebingungan mendasar: apakah sesuatu yang dianggap salah secara moral selalu salah secara hukum? Atau sebaliknya, apakah...Read More
hukum.umsida.ac.id. – Bagi sebagian generasi muda, hukum sering dipersepsikan sebagai sesuatu yang kaku, penuh pasal, dan jauh dari kehidupan sehari-hari. Buku undang-undang yang tebal, istilah hukum yang rumit, serta proses peradilan yang formal kerap membuat hukum terasa menakutkan. Padahal, hukum sesungguhnya sangat dekat dengan realitas sosial dan dinamika kehidupan masyarakat. Di era digital, film dan...Read More
hukum.umsida.ac.id. – Dalam beberapa tahun terakhir, ruang digital Indonesia dipenuhi oleh berbagai kasus hukum yang viral di media sosial. Mulai dari kasus pidana, konflik selebritas, sengketa hukum, hingga persoalan keadilan sosial, semuanya dengan cepat menjadi konsumsi publik. Perkembangan ini tidak lepas dari peran media sosial sebagai ruang informasi utama, terutama bagi Generasi Z (Gen Z)....Read More
hukum.umsida.ac.id. – Dalam beberapa tahun terakhir, media sosial dipenuhi dengan konten pamer gaya hidup, mulai dari barang mewah, liburan mahal, hingga pencapaian finansial di usia muda. Fenomena ini dikenal dengan istilah flexing. Awalnya, flexing dianggap sebagai bentuk ekspresi diri dan hiburan semata. Namun, seiring masifnya penggunaan media sosial, flexing berkembang menjadi fenomena sosial yang tidak...Read More
hukum.umsida.ac.id. – Menjadi mahasiswa baru sering dipersepsikan sebagai gerbang menuju kebebasan. Tidak ada lagi seragam sekolah, jam belajar lebih fleksibel, serta ruang berekspresi yang terasa lebih luas. Kampus kerap dipandang sebagai tempat paling bebas untuk berpendapat, berorganisasi, dan menentukan pilihan hidup. Namun, kebebasan tersebut sering kali dipahami secara keliru sebagai kebebasan tanpa batas. Padahal, status...Read More
Recent Comments