Belajar Hukum dari Lapangan: Mahasiswa Prodi Hukum Umsida Tempuh Pengalaman Magang di Kejaksaan Negeri Sidoarjo

hukum.umsida.ac.id – Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah SidoarjoKejaksaan Negeri Sidoarjo. (Umsida), Febrian, Bayu, dan Adil telah menyelesaikan kegiatan magang di Kejaksaan Negeri Sidoarjo.

Program magang ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran aplikatif yang dirancang untuk menjembatani teori hukum di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga merasakan langsung dinamika kerja lembaga penegak hukum.

Magang tersebut diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan pengalaman profesional sebelum terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya.

Mengenal Peran Strategis Kejaksaan

Selama menjalani magang, Febrian, Bayu, dan Adil mendapatkan kesempatan untuk mengenal secara langsung struktur organisasi dan fungsi Kejaksaan Negeri Sidoarjo.

Mahasiswa diperkenalkan pada berbagai bidang kerja kejaksaan, seperti Pidana Umum (Pidum), Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), serta Intelijen Kejaksaan.

Melalui proses ini, mahasiswa memahami bahwa kejaksaan tidak hanya berperan sebagai penuntut umum dalam persidangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam penegakan hukum, perlindungan kepentingan negara, serta pelayanan hukum kepada masyarakat.

Baca juga: Bangkit dari Vakum, Menempa Prestasi: Dwi Langen Widi Cahyono Kembali Menggema di Arena Karate Semangat Kembali Bertanding dari Mahasiswa Hukum Umsida

Terlibat Langsung dalam Administrasi Perkara

Kegiatan magang tidak hanya bersifat observatif, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pekerjaan administratif.

Febrian, Bayu, dan Adil membantu dalam pengarsipan berkas perkara, penyusunan dokumen hukum, serta pencatatan administrasi yang berkaitan dengan proses penanganan perkara.

Pengalaman tersebut memberikan pemahaman bahwa administrasi hukum merupakan bagian penting dalam sistem peradilan. Ketelitian dan kedisiplinan menjadi aspek utama yang harus dimiliki oleh setiap aparat maupun praktisi hukum.

Lihat juga: Krisna Punjabi: Pesona ke Arena Nasional, Buktikan Prestasi Melalui Karate

Menanamkan Nilai Etika dan Profesionalisme

Selain aspek teknis, magang di Kejaksaan Negeri Sidoarjo juga menjadi sarana pembelajaran mengenai etika dan profesionalisme aparatur penegak hukum.

Mahasiswa dibiasakan untuk menjaga kerahasiaan data, bersikap objektif, serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap tugas yang dijalankan.

Febrian, Bayu, dan Adil mengungkapkan bahwa pengalaman magang ini memberikan sudut pandang baru terhadap praktik hukum yang selama ini hanya dipelajari secara teoritis.

“Magang ini membuka wawasan saya bahwa praktik hukum menuntut tanggung jawab besar, ketelitian, dan sikap profesional. Apa yang dipelajari di kelas ternyata sangat berkaitan erat dengan pekerjaan di lapangan,” ungkapnya.

Bekal Penting Menuju Dunia Profesional

Program magang ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa Prodi Hukum Umsida dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Tidak hanya meningkatkan pemahaman hukum secara praktis, kegiatan ini juga melatih kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta kedisiplinan kerja.

Febrian, Bayu, dan Adil menambahkan bahwa pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai profesi di bidang hukum, khususnya di lingkungan kejaksaan.

“Pengalaman magang ini sangat bermanfaat dan menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengembangkan kompetensi diri agar siap menjadi lulusan hukum yang profesional dan berintegritas,” tutupnya.

Melalui program magang di Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Umsida terus menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan hukum yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia profesional dengan bekal pengalaman nyata.

Penulis: Salwa Rizky Awalya

Bertita Terkini

Juga
Tekuni Taekwondo Sejak SD, Mahasiswa Hukum Umsida Berprestasi di Kejuaraan Nasional
October 28, 2026By
Tanah Warisan dan Prinsip Publisitas: Haruskah Semua Tahapan Dicatat?
October 25, 2026By
Tanah Warisan Tak Harus Berbelit, APHW Buka Jalan Lebih Sederhana
October 20, 2026By
Satu Negara, Dua Cara: Mengapa Urus Tanah Warisan Bisa Berbeda?
October 15, 2026By
Berani Melangkah, Jesika Buktikan Potensi sebagai Duta Pencerah Umsida
October 10, 2026By
Tak Lolos Tahun Lalu, Mala Kembali dan Menjadi Duta Pencerah Umsida
October 5, 2026By
Berpikir Kritis, Bekal Mahasiswa Hukum Membaca Persoalan Secara Lebih Tajam
September 30, 2026By
Jejak Publikasi Umsida Antarkan Tanzil ke Board Election Crossref 2026
September 25, 2026By

Prestasi

Juga
Tekuni Taekwondo Sejak SD, Mahasiswa Hukum Umsida Berprestasi di Kejuaraan Nasional
October 28, 2026By
Bangkit dan Berprestasi, Mahasiswa Hukum Umsida Raih Dua Medali Karate Nasional
May 10, 2026By
Krisna Punjabi Borong Tiga Emas di Piala Rektor UMM Open Karate
May 5, 2026By
Debut di Arena Ju-Jitsu, Mahasiswa Hukum Umsida Uji Mental di Piala KONI Mojokerto
February 4, 2026By
Fenty Raih Wisudawan Berprestasi Berkat Inovasi PKM-AI tentang Merek dan Paten UMKM
November 23, 2025By
Mahasiswa Hukum Berhasil Raih Prestasi Internasional the 6th Borobudur International Symposium
December 27, 2024By
Mahasiswa Hukum Sabet Juara 1 Lomba Debat Semarak 60th IMM
March 15, 2024By
Mahasiswa Hukum UMSIDA Ikut PMM-DN 2024
January 30, 2024By