Berani Melangkah, Jesika Buktikan Potensi sebagai Duta Pencerah Umsida

Hukum.umsida.ac.id – Kepercayaan diri tidak selalu hadir sebelum seseorang mengambil langkah. Terkadang, keberanian justru tumbuh ketika seseorang berani mencoba.

Perjalanan itulah yang dialami Jesika Tasya Aulya, mahasiswa Hukum Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).

Mahasiswa semester lima ini terpilih sebagai Duta Pencerah Umsida 2026.

Bagi Jesika, kesempatan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi.

Ia ingin memperkenalkan Umsida sebagai kampus ramah, kreatif, dan peduli masyarakat.

Melalui peran tersebut, ia berharap mahasiswa semakin mengenali peluang pengembangan diri.

Kegiatan positif dan prestasi mahasiswa juga ingin diperkenalkannya lebih luas.

Ketertarikannya mengikuti ajang tersebut berangkat dari keinginan berkontribusi.

Ia ingin membantu kampus semakin dikenal dan memberikan manfaat.

Baginya, menjadi duta juga membuka kesempatan untuk terus berkembang.

Ia dapat melatih komunikasi, kepercayaan diri, serta kemampuan bekerja sama.

Baca juga: Dorong Kebijakan Desa Suko Lebih Adil dan Responsif, Prodi AP Umsida Berikan Pendampingan

Menemukan Keberanian Lewat Seleksi

Perjalanan Jesika menuju gelar tersebut melewati beberapa tahapan seleksi.

Setiap tahapan memberinya kesempatan untuk mengenali potensi diri.

Ia belajar menyampaikan pendapat dengan lebih percaya diri.

Pengalaman tersebut juga mempertemukannya dengan teman-teman hebat.

Proses seleksi menjadi ruang belajar yang sangat berarti.

Jesika tidak hanya berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Ia juga belajar menghadapi tantangan yang sebelumnya terasa sulit.

Salah satu tantangan paling berkesan muncul ketika menghadapi para juri.

Berbicara di depan juri menuntut keberanian dan kesiapan mental.

Jesika harus membangun kepercayaan diri untuk melewati momen tersebut.

Namun, proses itu memberinya pelajaran berharga tentang keberanian.

Ia menyadari bahwa tantangan dapat dihadapi secara bertahap.

Momen paling berkesan hadir ketika berhasil melewati setiap tahapan.

Hal yang sebelumnya terasa menantang akhirnya dapat dilaluinya.

Pengalaman tersebut memperkuat keyakinannya terhadap kemampuan diri sendiri.

Lihat juga: Tak Lolos Tahun Lalu, Mala Kembali dan Menjadi Duta Pencerah Umsida

Lebih dari Sekadar Wajah Kampus

Terpilih sebagai Duta Pencerah Umsida menghadirkan rasa syukur.

Jesika mengaku senang sekaligus tidak menyangka mendapatkan kesempatan tersebut.

Baginya, pencapaian ini membawa tanggung jawab yang lebih besar.

“Menjadi duta pencerah bukan hanya sebagai wajah kampus,” ungkap Jesika.

Ia memandang peran tersebut sebagai kepercayaan untuk membawa nilai-nilai kampus.

Karena itu, ia ingin menjalankan tanggung jawab tersebut secara positif.

Bagi Jesika, Duta Pencerah merepresentasikan semangat positif mahasiswa.

Peran tersebut juga berkaitan dengan nilai-nilai Islam. Ia ingin menyampaikan informasi tentang Umsida secara kreatif dan meyakinkan.

Dengan begitu, masyarakat dapat mengenal kampus melalui informasi positif.

Jesika juga berharap kontribusinya memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Ia ingin menjadikan peran duta sebagai ruang pengabdian.

Baginya, kesempatan ini bukan hanya tentang pengakuan. Lebih jauh, peran tersebut menjadi kesempatan untuk berkontribusi.

Mengajak Mahasiswa Berani Mencoba

Pengalaman Jesika membawa pesan penting bagi mahasiswa lainnya.

Ia mengajak mahasiswa agar tidak takut mencoba hal baru. Menurutnya, kurangnya kepercayaan diri tidak seharusnya menghentikan langkah.

“Setiap kesempatan adalah ruang untuk belajar dan berkembang,” pesannya.

Jesika juga mengingatkan mahasiswa agar berani mengenali potensi diri.

Kegagalan tidak harus menjadi alasan untuk berhenti mencoba.

Justru, setiap proses dapat menjadi pengalaman untuk bertumbuh.

Keberanian mengambil langkah menjadi awal perjalanan pengembangan diri.

Melalui pengalamannya, Jesika menunjukkan pentingnya membuka diri terhadap kesempatan.

Kepercayaan diri dapat tumbuh seiring proses dan pengalaman.

Ia berharap mahasiswa Umsida terus berani mengembangkan potensi. Dengan begitu, mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Penulis: Indah Nurul Ainiyah

Bertita Terkini

Tak Lolos Tahun Lalu, Mala Kembali dan Menjadi Duta Pencerah Umsida
October 5, 2026By
Berpikir Kritis, Bekal Mahasiswa Hukum Membaca Persoalan Secara Lebih Tajam
September 30, 2026By
Jejak Publikasi Umsida Antarkan Tanzil ke Board Election Crossref 2026
September 25, 2026By
Pluralisme Hukum Indonesia: Ketika Keberagaman Menjadi Jalan Menuju Keadilan
September 20, 2026By
Melindungi Anak di Ruang Digital Tanpa Mematikan Kebebasan Berekspresi
September 15, 2026By
Perkuat Kurikulum Jelang Akreditasi, Prodi Hukum UMMAD Belajar ke Umsida
September 10, 2026By
Prodi Hukum Umsida Perluas Jejaring Global melalui Kerja Sama dengan Academy of Justice Uzbekistan
August 31, 2026By
Data Pribadi Terus Terancam, Siapa Bertanggung Jawab Menjaga Privasi Kita?
August 26, 2026By

Prestasi

Bangkit dan Berprestasi, Mahasiswa Hukum Umsida Raih Dua Medali Karate Nasional
May 10, 2026By
Krisna Punjabi Borong Tiga Emas di Piala Rektor UMM Open Karate
May 5, 2026By
Debut di Arena Ju-Jitsu, Mahasiswa Hukum Umsida Uji Mental di Piala KONI Mojokerto
February 4, 2026By
Fenty Raih Wisudawan Berprestasi Berkat Inovasi PKM-AI tentang Merek dan Paten UMKM
November 23, 2025By
Mahasiswa Hukum Berhasil Raih Prestasi Internasional the 6th Borobudur International Symposium
December 27, 2024By
Mahasiswa Hukum Sabet Juara 1 Lomba Debat Semarak 60th IMM
March 15, 2024By
Mahasiswa Hukum UMSIDA Ikut PMM-DN 2024
January 30, 2024By
Mahasiswa Hukum Borong Prestasi Lomba Video Sido Resik 2023 & Lomba Duta Pepelingasih 2023
December 27, 2023By