hukum.umsida.ac.id – Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Ardika Indra, telah menyelesaikan kegiatan magang sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi akademik dan profesional mahasiswa.
Program magang ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami praktik hukum di dunia kerja.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar menghadapi dinamika kerja secara nyata.
Magang menjadi sarana penting bagi mahasiswa hukum untuk mengenal lebih dekat proses kerja, tanggung jawab, serta etika profesi di bidang hukum.
Mengenal Dunia Kerja di Bidang Hukum
Selama menjalani magang, Ardika Indra mendapatkan kesempatan untuk mengenal sistem kerja di lingkungan instansi tempat ia ditempatkan.
Mahasiswa diperkenalkan pada alur kerja, struktur organisasi, serta peran masing-masing bagian dalam mendukung pelaksanaan tugas hukum.
Pengalaman ini memberikan pemahaman bahwa praktik hukum tidak hanya berkaitan dengan teori peraturan perundang-undangan, tetapi juga menuntut kemampuan administrasi, komunikasi, serta kerja sama antarbagian.
Baca juga: Mengintip Dunia Kenotariatan: Mahasiswa Prodi Hukum Umsida Jalani Magang di Kantor Notaris
Keterlibatan dalam Kegiatan Administratif dan Pendukung
Dalam pelaksanaan magang, Ardika terlibat dalam berbagai kegiatan administratif yang berkaitan dengan dokumen dan arsip hukum.
Mahasiswa membantu dalam pengelolaan berkas, pencatatan administrasi, serta mendukung kegiatan kerja yang bersifat teknis dan non-teknis.
Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa memahami pentingnya ketelitian dan kedisiplinan dalam dunia kerja hukum. Setiap dokumen memiliki nilai hukum yang harus dijaga keakuratan dan kerahasiaannya.
Lihat juga: Dari Skripsi Tebal ke Artikel Digital: Tugas Akhir Sekarang Lebih Masuk Akal?
Pembelajaran Etika dan Tanggung Jawab Profesional
Selain keterampilan teknis, kegiatan magang juga menjadi sarana pembelajaran etika profesi. Mahasiswa dibiasakan untuk bersikap profesional, menjaga kerahasiaan data, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Ardika Indra mengungkapkan bahwa pengalaman magang ini memberikan gambaran nyata mengenai dunia kerja yang sebelumnya hanya ia pahami secara teoritis.
“Melalui magang ini, saya belajar bahwa dunia kerja hukum menuntut kedisiplinan, ketelitian, dan sikap profesional. Pengalaman ini sangat membantu saya memahami praktik hukum secara langsung,” ujarnya.
Magang sebagai Bekal Masa Depan Mahasiswa Hukum
Program magang ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa Prodi Hukum Umsida dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.
Selain meningkatkan pemahaman praktik hukum, magang juga melatih kemampuan adaptasi, komunikasi, dan kerja sama tim.
Ardika menambahkan bahwa pengalaman tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan diri dan memperdalam pemahaman hukum.
“Pengalaman magang ini sangat berharga dan menjadi bekal awal bagi saya untuk lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus nanti,” tutupnya.
Melalui program magang yang terstruktur, Umsida terus berkomitmen mencetak lulusan hukum yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental, etika profesional, dan pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Penulis: Salwa Rizky Awalya

















