HIMA PRODI HUKUM SUKSES SELENGGARAKAN LOMBA DEBAT KONSTITUSI NASIONAL TINGKAT SMA/SMK

Menyambut hari lahirnya pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2022, Himpunan Mahasiswa Prodi Hukum (HIMA HUKUM) menyelenggarakan Seminar Nasional dan Final Lomba Debat Konstitusi tingkat SMA/ SMK se Indonesia dengan mengusung tema ” “Eksistensi Generasi Milenial Terhadap Pancasila di Era 5.0” yang dilaksanakan pada tanggal 03 Juni 2022 bertempat di Aula KH. Mas Mansyur kampus 1 UMSIDA dengan susunan acara Seminar Nasional dilaksanakan terlebih dahulu dan dilanjut Final Lomba Debat Konstitusi.

Pada Sesi Pembukaan, M. Aditya F, selaku ketua hima menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangganya kepada para pengurus hima atas terselenggaranya kegiatan ini, serta ucapan selamat kepada para peserta yang lolos babak semifinal dan final, juara sejati adalah mereka yang mau mencoba dan berusaha, piala hanyalah sekedar bonus. Kaprodi Hukum FBHIS UMSIDA, Ibu Noor Fatimah M., SH.,MH dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh hima hukum, serta mengucapkan selamat kepada para adik-adik peserta lomba yang lolos sampai babak semi final. Tidak lupa ucapan terima kasih baaik kepada narasumber kegiatan seminar nasional maupun kepada dewan juri yang telah berkenan membantu kelancaran kegiatan ini.

Pada kegiatan Seminar Nasional , narasumber yang dihadirkan adalah Tahegga Primananda Alfath, S.H., M.H dan Eko Sasmito, S.H., M.H (Ketua Komisi Pemilihan Umum Periode 2014-2019, Dosen Program Studi Hukum UMSIDA. Tahegga Primananda Alfath menyampaikan perlunya mahasiswa memahami ajaran agama serta menerapkan pemahaman tersebut di kehidupan sehari-hari, berpikiran terbuka dan berinteraksi dengan budaya lain, melakukan kegiatan bersama-sama, bertanggung jawab atas proses dan hasil belajar, mampu memproses informasi, dan mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk menjadi generasi pancasila di era 5.0. Begitu pula dengan Eko Sasmito, beliau memaparkan kedudukan Pancasila serta apa saja problem dan tantangan generasi milenial saat ini.

Bergilir ke kegiatan Lomba Debat Konstitusi, lomba diikuti oleh 4 team yang lolos ke babak semi final dari 26 tim yang mendaftar dan mengikuti babak penyisihan secara daring dari seluruh SMA/SMK se Indonesia yaitu SMAN 2 Sampit-Kalimantan Tengah, SMAN 1 Jogoroto, Jombang – Jawa Timur, MA Matholi’ul Anwar, Lamongan – Jawa Timur, dan SMA Yadika Bangil, Pasuruan – Jawa Timur. Juara 1 (satu) diraih oleh SMAN 2 Sampit, Juara 2 (dua) diraih oleh MA Matholi’ul Anwar, dan juara 3 (tiga) diraih oleh SMA Yadika Bangil, serta SMAN 1 Jogoroto sebagai juara harapan.  Dalam perlombaan tersebut, dinilai oleh tiga orang juri yaitu Hartono, S.H (Advokat), Emy Rosnawati S.H.,(Advokat dan dosen Prodi Hukum UMSIDA), M.H, dan Muhammad Junaedi S.Sos., M.Si (Kemahasiswaan FBHIS, Dosen Kewarganegaraan). 

Tegar Wibowo, selaku Ketua Panitia diakhir acara menyampaikan harapannya agar seminar nasional dan Lomba Debat Konstitusi Nasional ini menjadi suatu tradisi kegiatan wajib HIMA Prodi Hukum dalam setiap tahun. Sebuah tradisi yang baik harus dipertahankan dari generasi ke generasi, tegasnya.

Related Posts

Prodi Hukum Sinergikan Mahasiswa dengan Desa

Desa sebagai kesatuan pemerintahan paling dasar dalam sebuah sistem pemerintahan...

UMSIDA dan DPC PERADI SURABAYA Sepakat Selenggarakan PKPA Jilid II 2022

Setelah sukses menyelenggarakan PKPA Jilid 1 Pada awal tahun 2022...

Leave a Reply