hukum.umsida.ac.id – Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah SidoarjoKejaksaan Negeri Sidoarjo. (Umsida), Febrian Valentino, telah menyelesaikan kegiatan magang di Kejaksaan Negeri Sidoarjo.
Program magang ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran aplikatif yang dirancang untuk menjembatani teori hukum di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga merasakan langsung dinamika kerja lembaga penegak hukum.
Magang tersebut diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan pengalaman profesional sebelum terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya.
Mengenal Peran Strategis Kejaksaan
Selama menjalani magang, Febrian Valentino mendapatkan kesempatan untuk mengenal secara langsung struktur organisasi dan fungsi Kejaksaan Negeri Sidoarjo.
Mahasiswa diperkenalkan pada berbagai bidang kerja kejaksaan, seperti Pidana Umum (Pidum), Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), serta Intelijen Kejaksaan.
Melalui proses ini, mahasiswa memahami bahwa kejaksaan tidak hanya berperan sebagai penuntut umum dalam persidangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam penegakan hukum, perlindungan kepentingan negara, serta pelayanan hukum kepada masyarakat.
Terlibat Langsung dalam Administrasi Perkara
Kegiatan magang tidak hanya bersifat observatif, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pekerjaan administratif.
Febrian membantu dalam pengarsipan berkas perkara, penyusunan dokumen hukum, serta pencatatan administrasi yang berkaitan dengan proses penanganan perkara.
Pengalaman tersebut memberikan pemahaman bahwa administrasi hukum merupakan bagian penting dalam sistem peradilan. Ketelitian dan kedisiplinan menjadi aspek utama yang harus dimiliki oleh setiap aparat maupun praktisi hukum.
Lihat juga: Krisna Punjabi: Pesona ke Arena Nasional, Buktikan Prestasi Melalui Karate
Menanamkan Nilai Etika dan Profesionalisme
Selain aspek teknis, magang di Kejaksaan Negeri Sidoarjo juga menjadi sarana pembelajaran mengenai etika dan profesionalisme aparatur penegak hukum.
Mahasiswa dibiasakan untuk menjaga kerahasiaan data, bersikap objektif, serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap tugas yang dijalankan.
Febrian Valentino mengungkapkan bahwa pengalaman magang ini memberikan sudut pandang baru terhadap praktik hukum yang selama ini hanya dipelajari secara teoritis.
“Magang ini membuka wawasan saya bahwa praktik hukum menuntut tanggung jawab besar, ketelitian, dan sikap profesional. Apa yang dipelajari di kelas ternyata sangat berkaitan erat dengan pekerjaan di lapangan,” ungkapnya.
Bekal Penting Menuju Dunia Profesional
Program magang ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa Prodi Hukum Umsida dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Tidak hanya meningkatkan pemahaman hukum secara praktis, kegiatan ini juga melatih kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta kedisiplinan kerja.
Febrian menambahkan bahwa pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai profesi di bidang hukum, khususnya di lingkungan kejaksaan.
“Pengalaman magang ini sangat bermanfaat dan menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengembangkan kompetensi diri agar siap menjadi lulusan hukum yang profesional dan berintegritas,” tutupnya.
Melalui program magang di Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Umsida terus menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan hukum yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia profesional dengan bekal pengalaman nyata.
Penulis: Salwa Rizky Awalya

















