Hukum.umsida.ac.id – Menjadi Duta Pencerah bukan perjalanan yang selalu mudah. Ida Kumala Sari pernah merasakan keraguan dalam perjalanan tersebut. Mahasiswi Hukum semester lima Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) itu sempat overthinking. Namun, keraguan tersebut tidak membuatnya berhenti mencoba. Kini, Mala resmi menjadi Duta Pencerah Umsida 2026–2027. Mala merupakan mahasiswa asal Baturaja, Sumatera Selatan. Ia melanjutkan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Perjalanan menjadi duta memberinya pengalaman yang cukup panjang. Dukungan orang sekitar...Read More
Hukum.umsida.ac.id – Hukum tidak hanya berbicara tentang pasal, aturan, dan putusan. Di baliknya, terdapat persoalan manusia yang terus berkembang. Karena itu, mahasiswa hukum perlu memiliki cara berpikir kritis. Kemampuan tersebut membantu mereka membaca persoalan secara lebih mendalam. Berpikir kritis juga mendorong mahasiswa memahami hukum secara kontekstual. Hukum tidak selalu dapat dipahami melalui teks semata. Setiap aturan memiliki tujuan, konteks, dan dampak tertentu. Mahasiswa perlu melihat hubungan antara ketiganya secara seimbang....Read More
Hukum.umsida.ac.id – Dunia publikasi ilmiah membuka ruang baru bagi Umsida. Kali ini, nama dosen Umsida hadir dalam bursa Crossref global. Mochammad Tanzil Multazam SH MKn masuk kandidat Board Crossref 2026. Ia merupakan Direktur Direktorat Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Tanzil menjadi satu-satunya kandidat dari Indonesia dan ASEAN. Pemungutan suara berlangsung mulai 21 September hingga 22 Oktober 2026. Pengumuman hasil juga dijadwalkan pada 22 Oktober 2026. Baca juga: Perkuat Kurikulum Jelang...Read More
Hukum.umsida.ac.id – Indonesia tidak hanya memiliki satu wajah dalam persoalan hukum. Di balik aturan negara, terdapat beragam norma yang hidup. Hukum adat, hukum agama, dan norma sosial turut memengaruhi masyarakat. Keberagaman tersebut menjadi karakter penting dalam sistem hukum Indonesia. Namun, keberagaman juga menghadirkan tantangan dalam menciptakan kepastian hukum. Lantas, kapan pluralisme memperkuat keadilan masyarakat? Sebaliknya, kapan keberagaman justru menimbulkan ketidakpastian? Pertanyaan tersebut semakin relevan dalam kehidupan masyarakat modern. Setiap kelompok...Read More
Hukum.umsida.ac.id – Dunia digital kini menjadi bagian dari keseharian anak Indonesia. Belajar, bermain, dan berkomunikasi semakin mudah melalui internet. Namun, ruang digital juga menyimpan berbagai risiko bagi anak. Konten berbahaya dapat muncul ketika perlindungan belum berjalan optimal. Karena itu, keamanan anak menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah mulai memperkuat perlindungan melalui kebijakan PP TUNAS. Aturan tersebut mengatur tata kelola perlindungan anak secara digital. Implementasinya mencakup pembatasan akun pada platform berisiko tinggi....Read More
Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Donec sed odio dui. Etiam porta sem malesuada.